🌤️ Allah Tidak Akan Meninggalkanmu
Re 9. KARUNIA-KARUNIA ALLAH. Kita semua mempunyai iman dalam sesuatu. Sesuatu itu bisa diri kita sendiri, uang, warisan, keluarga, sistem agama, dsb. Tetapi kecuali iman kita adalah dalam Allah dan bertumbuh, maka kehidupan kita didunia tidak digenapi dan kita tidak memiliki harapan akan surga. Beritahu konseli itu bahwa iman dibutuhkan dalam
DanAllah akan terus menambahkan kenikmatan dan rizkiNya kepada hamba-hambanya yang pandai bersyukur.Bersyukurkah engkau dengan mengingat Allah dan mendirikan sholat. Duhai istriku,bersabarlah engkau ketika ditimpa musibah. Ketahuilah bahwa Allah tidak akan menimpakan suatu musibah diluar kemampuan kita untuk menanggungnya.
Thursday 12 April 2012. tiada duka yang jika dugaan datang menimpa tanpa didugateruskan hidup dan bangkit kembali dari segala kesedihan..ingatlah,cinta manusia hanya sementara,cinta Allah kekal abadiyakinlah,Allah tidak akan pernah membiarkan hambaNya menangis sendirian..jangan bersedih kerana setiap yang terjadi
Meskipunsegunung harapan yang dia berikan. Tapi Allah tak pernah begitu. Allah selalu ada untuk hambanya."Siapapun yang kamu cintai kelak akan berpisah denganmu. Cintai Allah SWT, yang tidak pernah meninggalkanmu. " "Sejauh mana pun langkah kaki kita tersasar. Ingatlah Allah selalu ada dan tak pernah tinggalkan kita. Dia tunggu. Dia rindu.
Yesusberkata: "Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini (umat manusia), sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal." (Yohanes 3:16) Allah sungguh-sungguh mengasihi kita dan kasih-Nya melebihi segala sesuatu.
Allahtidak akan mempercayakan kepada mereka kekayaan yang kekal.NMPS 33.4. Pekerjaan seorang ibu Kristen dimulai dari dalam rumahtangganya, yaitu membuat keadaan rumahtangga sebagaimana yang seharusnya, menyenangkan bagi suaminya, menyenangkan bagi anak-anaknya. beritahukan padanya bahwa Allah tidak meninggalkanmu seperti
Bagaimanajika tidak ada lagi orang yang mau menunggumu? Ia yang kamu percaya akan menunggumu, ternyata pergi meninggalkanmu. Selama ini hanya perasaanmu saja, merasa bahwa orang lain akan mau menunggu ketidakpastian datangmu. Bagaimana jika tidak ada lagi orang yang mau menunggumu? Yakinkah bahwa kamu benar-benar orang yang
Allahmengatakan bahwa Ia tidak akan memberikan kemuliaan-NYA kepada yang lain, dan bahwa tidak ada Allah lain selain Dia, dan bahwa kita harus menyembah Dia saja. Jadi persoalannya, Yesus betul-betul Allah atau Ia bukan Allah. Wlaupun km merasa terpuruk dlm kesedihan & kesendirian, wlaupun org2 disekelilingmu meninggalkanmu, dan mskipun
4 "Jika kamu memiliki teman yang takut kepada Allah, kamu dapat memercayainya. Dia tidak akan pernah meninggalkanmu dalam kesulitanmu." 5. "Hidup adalah perjalanan dari Allah menuju Allah." 6. "Jika kamu melakukan sesuatu hanya untuk menyenangkan Allah, kamu pasti akan mendapatkan pahala yang baik. Tidak ada pekerjaan baik yang tidak berharga." 7.
Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, janganlah takut dan janganlah gemetar.. sebab Tuhan Allahmu, Dialah yang berjalan menyertai engkau; Ia tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau.” (Ulangan 31:6).Pencipta alam semesta adalah di rekan sekerja Anda, dan Dia tidak akan pernah meninggalkan Anda!
Wahai para murid, jadilah engkau seseorang yang berprasangka baik terhadap Tuhanmu, bahwa Dia akan melindungi, mencukupi, menjaga, memelihara dan tidak akan meninggalkan dirimu sendiri atau meninggalkanmu pada salah satu makhluk-Nya. Sesungguhnya Allah yang Maha suci telah memberi tahu bahwa Dia bersama prasangka
22Jan. Ruth 1- Kesetiaan pada Allah dalam Kekelaman. By. Vonny Thay. Tulisan ini saya dedikasikan bagi sahabat-sahabat saya yang sedang patah hati. Saat menghadapi kekelaman di dalam hati, yang seolah tiada pengharapan lagi. Ketika engkau mencintai seseorang, engkau sedang menaruh hatimu di dalam tangannya. Ketika ia pergi
fG2M3. Connection timed out Error code 522 2023-06-13 133038 UTC Host Error What happened? The initial connection between Cloudflare's network and the origin web server timed out. As a result, the web page can not be displayed. What can I do? If you're a visitor of this website Please try again in a few minutes. If you're the owner of this website Contact your hosting provider letting them know your web server is not completing requests. An Error 522 means that the request was able to connect to your web server, but that the request didn't finish. The most likely cause is that something on your server is hogging resources. Additional troubleshooting information here. Cloudflare Ray ID 7d6aafb8abacb748 • Your IP • Performance & security by Cloudflare
Pada periode awal misi Nabi Muhammad saw., ketika beliau dan para sahabat beliau menghadapai kesulitan besar di Mekah yang nyaris menyebabkan keputusasaan dan frustrasi, saat itu situasinya sangat suram. Para sahabat mulai bertanya dalam hati, apakah misi ini memasuki jalan buntu? Saat kritis itu bertepatan dengan waktu pemberhentian wahyu fatratul wahyi. Selama itu, Nabi Muhammad saw. tidak menerima wahyu. Kemudian, Allah Ta’ala menurunkan wahyu surat Adh Dhuha surat ke-93. Sebagian ayat dalam surat Ad Dhuha adalah, “Demi terangnya waktu siang. Dan demi malam tatkala sunyi senyap. Tuhanmu tidak meninggalkanmu, dan tidak benci denganmu. Dan sesungguhnya yang akhir itu lebih baik bagimu daripada yang permulaan.” Adh-Dhuha, 931-4. Sebelum turunnya wahyu surat Adh-Dhuha itu, sempat ada kegelisahan dan kekhawatiran dalam batin Nabi Muhammad saw., bahwa jangan-jangan penghentian turunnya wahyu itu karena Allah tidak berkenan atau kecewa pada beliau. Ternyata hal itu terjadi semata-mata karena kebijaksanaan Allah Ta’ala. Di satu sisi, surat Adh-Dhuha itu mengandung kata-kata hiburan dan jaminan dari Allah Ta’ala bahwa Allah tidak meninggalkan Nabi Muhammad saw. dan para pengikut beliau yang setia. Keadaan hidup beliau dan para pengikut beliau yang setia di akhir akan lebih baik daripada di awal. Di sisi lain, surat Adh-Dhuha itu mengandung nubuat bahwa pada zaman akhir Islam umat Islam mengalami kemunduran. Tetapi Allah memberikan jaminan bahwa Dia tidak akan meninggalkan perkara Islam umat Islam sejati. Penafsiran ini diberikan dengan dasar, dalam susunan ayat lebih dulu disebutkan wadh dhuhaa demi terangnya siang yang mengibaratkan terangnya kejayaan Islam pada zaman Nabi Muhammad saw. dan sahabat, serta berlanjut pada generasi tabi’in dan tabi’ut tabi’in. Kemudian diikuti wal laili idzaa sajaa demi malam tatkala sunyi senyap yang mengisyaratkan kemunduran Islam umat Islam pada zaman akhir. Kemudian disusul dengan ayat yang intinya Allah tidak akan meninggalkan Nabi Muhammad saw. dan Islam. Beberapa ayat Quran dalam surat Adh-Dhuha itu menunjukkan fenomena alam. Karena rotasi planet bumi pada porosnya, hal itu membuat ada pergantian yang ajek antara siang dan malam. Fenomena alam ini mengandung pelajaran berharga untuk kehidupan kita. Pergantian siang dan malam melambangkan pergantian pengalaman positif dan pengalaman negatif. Dalam kehidupan kita, ada malam yang gelap dan pagi serta siang yang cerah, ada keputusasaan dan harapan, ada rintangan dan jalan keluar. Semua itu mengingatkan bahwa kita seharusnya tidak menjadi kurban rasa frustrasi, karena hanya melihat keadaan pada saat ini. Kita harus mempunyai harapan tentang masa depan. Seperti waktu malam itu sementara, sesudahnya akan datang pagi yang cerah. Begitu pula waktu sekarang hanya sementara, bisa diyakini setelah beberapa hari akan ada masa depan yang cerah. Jadi kebijakan terbaik bagi kita adalah bekerja keras di masa sekarang, dan mengharap serta meyakini bahwa pada suatu hari yang akan datang kesuksesan akan datang dan bisa kita raih. Masa hidup bisa dibagi menjadi dua bagian, masa perjuangan dan masa kesuksesan. Masa perjuangan atau masa kesulitan ibarat malam. Masa kesuksesan atau masa kemudahan ibarat siang. Malam yang gelap tentu bergerak menuju ke pagi yang cerah. Demikian pula dalam kehidupan manusia, perjuangan saat sekarang tentu diperlukan untuk menuju kesuksesan di masa depan. Semoga kita termasuk orang yang memiliki optimisme tinggi dalam menghadapi dinamika hidup ini, sehingga akhirnya mencapai kesuksesan. Aamiin. Oleh Yatimin AS — ooo — Navigasi pos
Juli 31, 2019Juli 31, 2019 Worship Audio Soundcloud Download via google Drive ReMAKA Renungan Malam Keluarga Allah BACAAN HARI INI Matius 11-25 RHEMA HARI INI Matius 123 “Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel” –yang berarti Allah menyertai kita. Margaret Fishback, seorang wanita keturunan Jerman yang dibesarkan di Kanada, mengalami berbagai masalah serta pergumulan selama hidupnya. Orang-orang dengan berbagai macam karakter datang dan pergi dalam hidupnya. Ada yang mendatangkan kebahagiaan, tetapi ada juga yang mendatangkan ketertolakan dalam hidupnya. Namun di suatu titik, ia mendapatkan pencerahan yang luar biasa dari Tuhan sehingga membuatnya mengalami damai sejahtera yang melampaui segala akal dalam hidupnya. Pencerahan itu lalu dituangkannya ke dalam sebuah sajak yang kemudian menjadi sangat terkenal, yang berjudul “Footprints” atau “Jejak-jejak kaki.” Suatu malam aku bermimpi, aku sedang berjalan menyusuri pantai bersama Tuhan. Di langit yang gelap, terlintas peristiwa-peristiwa yang terjadi dalam hidupku. Di setiap peristiwa, aku melihat dua pasang jejak kaki di atas pasir, sepasang adalah milikku, dan sepasang adalah jejak kaki Tuhan. Ketika peristiwa-peristiwa itu terpampang di depanku, aku melihat ke belakang kepada jejak kaki yang ada diatas pasir, dan aku melihat hanya ada satu pasang jejak kaki disitu, dan saat itu adalah saat dimana aku mengalami peristiwa yang paling sulit serta menyedihkan bagiku. Aku bertanya kepada Tuhan, “Tuhan, Engkau berkata bahwa ketika aku memutuskan untuk mengikuti-Mu, maka Engkau akan terus berjalan menyertaiku. Tetapi mengapa justru pada saat yang paling sulit dan gelap dalam hidupku, Engkau meninggalkanku begitu saja? Aku hanya melihat sepasang jejak kaki disitu.” Lalu Tuhan menjawab, “Anak-Ku yang terkasih, Aku mengasihi-Mu dan tidak pernah meninggalkanmu, bahkan saat engkau harus melewati saat-saat yang paling sulit dalam hidupmu. Sepasang jejak kaki yang kau lihat itu adalah jejak kaki-Ku yang sedang menggendong engkau…” Keyakinan bahwa Tuhan Yesus tidak pernah meninggalkan kita dan selalu menyertai kita, akan memberikan sukacita serta kekuatan kepada kita untuk menghadapi segala pergumulan hidup yang Tuhan ijinkan terjadi dalam hidup kita. Itu sebabnya, jangan lagi merasa takut, kuatir, atau putus asa, sebab Tuhan Allah Imanuel itu terus beserta kita di sepanjang hidup kita. RENUNGAN Orang-orang yang kita kasihi DATANG DAN PERGI dari hidup kita, tetapi Tuhan TAK AKAN PERNAH MENINGGALKAN kita. APLIKASI 1. Pernahkah Anda merasakan ketidakyakinan bahwa Tuhan selalu beserta Anda? Mengapa? 2. Apa yang Anda lakukan saat Anda merasa Tuhan tidak bersama Anda? 3. Komitmen apa yang akan Anda ambil supaya Anda selalu percaya bahwa Tuhan senantiasa menyertai Anda? DOA UNTUK HARI INI “Bapa, kami bersyukur sebab Engkau Tuhan yang tidak pernah sekalipun meninggalkan kami. Kesetiaan-MU selalu teruji dalam hidup kami. Ajar kami untuk selalu memegang teguh keyakinan bahwa Engkau selalu beserta dengan kami. Terimakasih Tuhan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa dan mengucap syukur. Amin.” Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus. Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA Renungan Keluarga Allah yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi. Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan. Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita. Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan. Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa. Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.
allah tidak akan meninggalkanmu